<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>A GREAT DAY</title>
	<atom:link href="http://andreas29.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andreas29.wordpress.com</link>
	<description>LOVE, DREAM, WORK, AND ABOVE ALL...ENJOY</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Nov 2009 02:31:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='andreas29.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/de60bc2cac0304a8c3502efeb50ec9e0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>A GREAT DAY</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>KISAH YU YUAN (2)</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/09/kisah-yu-yuan-2/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/09/kisah-yu-yuan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 02:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[YU YUAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=585</guid>
		<description><![CDATA[Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati.. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan. Ada seorang teman di-email bahkan menulis: &#8220;Yu Yuan, anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan, anakku tercinta.&#8221;
Pada tanggal 21 Juni, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=585&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati.. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan. Ada seorang teman di-email bahkan menulis: &#8220;Yu Yuan, anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan, anakku tercinta.&#8221;<br />
Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita di dalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh.<br />
Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu Yuan yang dari dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perempuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.<br />
Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, &#8220;Anak yang baik&#8221;.<br />
Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Ia pernah mengalami pendarahan di pencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.<br />
Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.<br />
Pada tanggal 20 Agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: &#8220;Tante, kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut. Wartawan tersebut menjawab, &#8220;Karena mereka semua adalah orang yang baik hati.&#8221; Yu Yuan kemudian berkata : &#8220;Tante, saya juga mau menjadi orang yang baik hati.&#8221; Wartawan itupun menjawab, &#8220;Kamu memang orang yang baik&#8230; Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik&#8221;. Yu Yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. &#8220;Tante ini adalah surat wasiat saya.&#8221;  Fu Yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan di atas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.<br />
Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong,??. Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. &#8220;Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakan ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh&#8221;. Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.<br />
&#8220;Saya pernah datang, saya sangat patuh,&#8221; demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 Agustus, karena pendarahan di pencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instan dan memakannya.. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis.<br />
Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air sungguh telah pergi ke dunia lain..<br />
Di kecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumpuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan &#8220;Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil di atas langit, kepakkanlah kedua sayapmu. Terbanglah?????&#8221; demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.<br />
Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa-mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.<br />
Di depan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, &#8220;Aku pernah datang dan aku sangat patuh&#8221; (30 Nov 1996- 22 Agustus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia.<br />
Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.<br />
Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambangpun terlukis diraut wajah anak tersebut. &#8220;Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan, kamu pasti sedang melihat kami diatas sana. Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata &#8220;Aku pernah datang dan aku sangat patuh&#8221;.</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/585/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/585/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/585/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/585/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/585/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/585/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/585/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/585/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/585/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/585/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=585&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/09/kisah-yu-yuan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KISAH YU YUAN (1)</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/02/kisah-yu-yuan-1/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/02/kisah-yu-yuan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 02:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[YU YUAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah &#8220;Saya pernah datang dan saya sangat penurut&#8221;. Anak ini rela [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=583&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kisah ini tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah &#8220;Saya pernah datang dan saya sangat penurut&#8221;. Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dia membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.<br />
Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya.<br />
Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 Imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.<br />
Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, &#8220;Saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan.&#8221; Kemudian, papanya memberikan dia nama Yu Yan.<br />
Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada ASI dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.<br />
Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papanya mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.<br />
Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.<br />
Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia. Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut, sehingga papanya membawa Yu Yuan ke sebuah Puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengeluarkan darah dan tidak mau berhenti. Di pahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa.<br />
Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri di kursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.<br />
Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar $300.000. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang ke sanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.<br />
Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir di kala kata-kata belum sempat terlontar&#8230; &#8220;Papa saya ingin mati&#8221;.<br />
Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, &#8220;Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati?&#8221;. &#8220;Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini.&#8221;<br />
Pada tanggal 18 Juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menanda tangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri.<br />
Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: &#8220;Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya, lihatlah foto ini&#8221;. Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.<br />
Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yang berumur 8 tahun mengatur pemakamannya sendiri dan akhirnya menyebar ke seluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu negara bahkan sampai ke seluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini. Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.<br />
Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese di dunia saja telah terkumpul 560.000 dollar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.<br />
Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan, tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan.</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/583/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=583&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/11/02/kisah-yu-yuan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>8 HAL YANG PALING FATAL SEHABIS MAKAN</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/26/8-hal-yang-paling-fatal-sehabis-makan/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/26/8-hal-yang-paling-fatal-sehabis-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 14:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[MAKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, acap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang sewaktu – waktu menimpa kita.
  1 . Makan buah – buahan
Kebiasaan makan buah setelah makan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=580&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, acap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi <em>“pembunuh”</em> yang sewaktu – waktu menimpa kita.</strong></p>
<p><strong> </strong> <strong>1 . Makan buah – buahan</strong></p>
<p><strong>Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1 – 2  jam untuk mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu disantap, akibatnya buah – buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan gejala lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong> <strong>2.. Minum teh kental</strong></p>
<p><strong>Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.</strong></p>
<p><strong> </strong><strong>3 . Merokok</strong></p>
<p><strong>Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit pada aspek – aspek terkait ini.</strong></p>
<p><strong> </strong><strong>4 . Mandi</strong></p>
<p><strong>Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.</strong></p>
<p><strong> </strong><strong>5. Mengendorkan ikat pinggang</strong></p>
<p><strong>Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, akan benar – benar mengidap lambung turun.</strong></p>
<p><strong>6 . Makan angin (berjalan – jalan)</strong></p>
<p><strong><em>“Makan angin”</em></strong><strong> sehabis makan, bukan saja tidak dapat hidup “99” (panjang umur), bahkan karena meningkatnya volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan lain – lain gejala.</strong></p>
<p><strong>7 . Berkaraoke</strong></p>
<p><strong>Seusai makan isi lambung kita membesar, dinding lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat, saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, sebaliknya dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong><strong>8. Mengemudikan mobil</strong></p>
<p><strong>Rawan terjadi kecelakaan jika habis makan lalu menjalankan kendaraan. Ini dikarenakan sehabis makan lambung dan usus membutuhkan sejumlah besar darah dalam mencerna makanan, mengakibatkan organ otak besar kekurangan darah untuk sementara waktu, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan kesalahan operasional.</strong></p>
<p><strong>PERINGATAN BAGI KITA SEMUA,</strong> <strong>BAHWA MIE INSTANT TIDAK BOLEH DIMASAK BERSAMAAN DENGAN BUMBUNYA.</strong> <strong> KARENA MSG BILA DIMASAK DI ATAS 120C, AKAN BERPOTENSI MENJADI KARSINOGEN PEMBAWA KANKER.</strong> <strong> PERHATIKAN SEMUA KEMASAN MIE INSTAN, KEBANYAKAN ADALAH PROSEDURNYA MASAK MIE DULU BARU DITABURI BUMBU ATAU BUMBU DI TARUH DI MANGKOK.</strong> <strong>JADI, SEKALI LAGI : JANGAN PERNAH MASAK MIE BESERTA BUMBUNYA&#8230;!!!</strong></p>
<p><strong>http://andreas29.wordpress.com<br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/580/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=580&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/26/8-hal-yang-paling-fatal-sehabis-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JEMBATAN</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/19/jembatan/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/19/jembatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 13:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[JEMBATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah  karena apa mereka terjebak ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan  ini adalah kali pertama mereka bertengkar demikian hebatnya. Padahal  selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan. Saling meminjamkan  peralatan pertanian. Dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa  mengalami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=577&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah  karena apa mereka terjebak ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan  ini adalah kali pertama mereka bertengkar demikian hebatnya. Padahal  selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan. Saling meminjamkan  peralatan pertanian. Dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa  mengalami hambatan. Namun kerjasama yang akrab itu kini retak.</p>
<p>Dimulai  dari  kesalahpahaman  yang  sepele  saja.  Kemudian  berubah  menjadi  perbedaan  pendapat  yang  besar. Dan akhirnya meledak dalam  bentuk caci-maki.  Beberapa  minggu  sudah  berlalu,  mereka  saling  berdiam  diri  tak<br />
bertegur-sapa.  Suatu pagi, datanglah seseorang mengetuk pintu rumah sang kakak.  Di  depan  pintu  berdiri  seorang pria membawa kotak perkakas tukang  kayu.  Maaf  tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan,? kata pria itu<br />
dengan ramah. ? Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan  untuk saya selesaikan.?<br />
Oh ya !? jawab sang kakak.  Saya punya sebuah pekerjaan untukmu..?  Kau  lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah  tetanggaku, ah sebetulnya ia adalah adikku.  Minggu  lalu  ia mengeruk bendungan dengan bulldozer lalu mengalirkan  Airnya  ke  tengah  padang  rumput  itu  sehingga menjadi sungai yang  Memisahkan tanah kami.  Hmm,  barangkali  ia  melakukan  itu  untuk mengejekku, Tapi aku akan  membalasnya  lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau  membuat pagar setinggi 10 meter untukku  Sehingga  aku  tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin  melupakannya.  Kata  tukang  kayu, Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan.<br />
Akan  saya  kerjakan  sesuatu  yang bisa membuat tuan merasa senang.?  Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai Kebutuhan  dan menyiapkannya untuk si tukang kayu.</p>
<p>Setelah  itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang  hari  tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di  sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru  Saja  menyelesaikan  pekerjaannya.  Betapa  terbelalaknya  ia  begitu  melihat  hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar<br />
kayu  sebagaimana  yang  dimintanya.  Namun, yang ada adalah jembatan  Melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang  Pertanian  adiknya.  Jembatan  itu  begitu indah dengan undak-undakan  yang tertata rapi.  Dari  seberang  sana,  terlihat  sang  adik bergegas berjalan menaiki  Jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.  Kakakku,  kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal  sikap  dan  ucapanku  telah  menyakiti hatimu. Maafkan aku? kata sang  adik pada kakaknya.  Dua  bersaudara  itu  pun  bertemu  di tengah-tengah jembatan, Saling  berjabat  tangan  dan  berpelukan..  Melihat  itu,  tukang  kayu  pun  membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.  Hai,  jangan  pergi  dulu.  Tinggallah  beberapa  hari  lagi.  Kami  mempunyai banyak pekerjaan untukmu,pinta sang kakak.  Sesungguhnya  saya  ingin sekali tinggal di sini,? kata tukang kayu,  tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.?</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/577/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=577&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/19/jembatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KISS (Keep It Simple Stupid)</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/12/kiss-keep-it-simple-stupid/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/12/kiss-keep-it-simple-stupid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 14:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[KISS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[Nice Way to                                  Solved a Big Problem..
KISS (Keep It Simple             [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=574&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Nice Way to                                  Solved a Big Problem..<br />
KISS (Keep It Simple                                  Stupid)</p>
<p>Ini bagus nich, emank kdg kita                                  disekolahin tinggi2 malah bikin kita jd                                  mikir yg susah2, pdhl penyelesaiannya bs jd                                  sangat mudah, naif, dan terkadang agak                                  tolol. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Efisiensi                                  adalah suatu hal yg penting di dlm dunia                                  manajemen. Sebagai seorang anggota tim yg                                  baik, kita memiliki tanggung jawab bkn hanya dlm                                  membawa tim kita mencapai tujuan bersama, tp jg                                  tanggung jawab dlm mencari cara terbaik utk                                  memecahkan setiap masalah yg terjadi. Tapi                                  seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu                                  masalah, dan walaupun masalah tersebut                                  terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah                                  suatu pemecahan yang efisien dan justru malah                                  terlalu rumit.<br />
Mari kita coba lihat dalam                                  tiga kasus di bawah ini  :<br />
</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Kasus pertama                                  :</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Salah satu                                  dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun                                  yang kosong, yang terjadi di salah satu                                  perusahaan kosmetik yang terbesar di                                  Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan                                  dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah                                  membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas)                                  yang ternyata kosong. Dengan segera                                  pimpinan perusahaan menceritakan masalah                                  tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas                                  untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah                                  dipak ke departemen                                  pengiriman. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Karena suatu                                  alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan                                  mencapai bagian pengepakan dalam keadaan                                  kosong. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Tim manajemen                                  meminta para teknisi untuk memecahkan masalah                                  tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja                                  keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan                                  monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh                                  dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang                                  melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa                                  kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan                                  lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi                                  biaya yang dikeluarkan pun tidak                                  sedikit. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Tetapi saat                                  ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil                                  dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak                                  berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia                                  muncul dengan solusi yang                                  berbeda. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Ia membeli                                  sebuah kipas angin listrik untuk industri yang                                  memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya                                  ke garis pengepakan.. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Ia menyalakan                                  kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun                                  yang melewati kipas angin tersebut, kipas                                  tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar                                  dari jalur pengepakan, karena kotak sabun                                  terbuat dari bahan kertas yang                                  ringan.</p>
<p>Kasus Kedua :<br />
Pada saat                                  NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa,                                  mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa                                  berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen                                  tersebut tidak dapat mengalir ke mata                                  pena. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Untuk                                  memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan                                  waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi                                  pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol,                                  terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan                                  termasuk kristal dan dalam derajat temperatur                                  mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari                                  300 derajat Celcius.<br />
Dan apakah yang                                  dilakukan para orang Rusia?</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Mereka                                  menggunakan pensil!</p>
<p>Kasus ketiga                                  :<br />
Suatu hari, pemilik apartemen menerima                                  komplain dari pelanggannya. Para pelanggan                                  mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift                                  terasa lama seiring bertambahnya penghuni di                                  apartemen itu. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Dia (pemilik)                                  mengundang sejumlah pakar untuk                                  men-solve. Satu pakar menyarankan agar                                  menambah jumlah lift.</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Tentu, dengan                                  bertambahnya lift, waktu tunggu jadi                                  berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk                                  mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi,                                  semakin cepat orang                                  terlayani. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Kedua saran                                  tadi tentu memerlukan biaya yang tidak                                  sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya                                  menyarankan satu hal, &#8220;Inti dari komplain                                  pelanggan anda adalah mereka merasa lama                                  menunggu&#8221;. Pakar tadi hanya menyarankan untuk                                  menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar                                  pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan                                  &#8220;menunggu&#8221; dan merasa &#8220;tidak menunggu                                  lift&#8221;.</p>
<p>Moral cerita ini adalah sebuah                                  filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple                                  Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang                                  sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun                                  dapat melakukannya. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Cobalah                                  menyusun solusi yang paling sederhana dan                                  memungkinkan untuk memecahkan masalah yang                                  ada. </span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">Maka dari                                  itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi                                  daripada berfokus pada masalah. &#8220;Bila                                  kita melihat pada apa yang tidak kita punya di                                  dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki                                  apa-apa. Tetapi bila kita melihat pada apa                                  yang ada di tangan kita, kita memiliki                                  segalanya.&#8221;</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#000080;">http://andreas29.wordpress.com<br />
</span></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/574/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=574&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/12/kiss-keep-it-simple-stupid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HUMOR&#8230;..</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/05/humor/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/05/humor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 14:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[NOA]]></category>
		<category><![CDATA[BANCI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Nih…. Jika Banci Jadi Pramugari
&#8220;&#8230;.Ehemmm ehemm..yuhuuuu! !!&#8230;
atensiong pliss&#8230;..
Ledis en jentelmen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek&#8230;&#8230;
Biiar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=570&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="text-decoration:underline;">Nih…. Jika Banci Jadi Pramugari</span></p>
<p>&#8220;&#8230;.Ehemmm ehemm..yuhuuuu! !!&#8230;</p>
<p>atensiong pliss&#8230;..</p>
<p>Ledis en jentelmen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek&#8230;&#8230;</p>
<p>Biiar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci biar gak gampang lepas, ngencengin, dan ngelepasinnya. &#8230;.</p>
<p>Baju ngapung ada di bawah kursi yang yey dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak berenang bareng. eit jangan lupa, itu barang jangan yey pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon&#8230;.</p>
<p>Yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih&#8230;</p>
<p>Cara make&#8217;nya, itu baju dikalungin di leher yey, ati ati kekencengan tar gak bisa napas. makanya kudu ati-ati deh yah&#8230;.</p>
<p>Biiar bisa ngapung, yey tarik itu pencetan warna merah delima, atau yey tiup itu pipa nya.</p>
<p>kalo nanti keluar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat. aihh.. ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr&#8230;.Gimenong siiih niiih&#8230;.</p>
<p>Eh, asal yey semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan, ada dua di belakang dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah&#8230;..jadi keluarnya jangan rebutan ya&#8230;</p>
<p>Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala yey, tarik aje dah trus napas kayak biasa. kalo ada anak kecil, yey yey yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru yey pake sendiri&#8230;</p>
<p>Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan yey duduk, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah..</p>
<p>Dan akhir kate ekyeee ucapkan Endang Sukamti Cintya Lamusu, terimakasi God blesss yuuu&#8230;</p>
<p>Mariii ..……………….</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/570/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=570&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/10/05/humor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA TUHAN MENJAWAB DOA KITA (2)</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/23/cara-tuhan-menjawab-doa-kita-2/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/23/cara-tuhan-menjawab-doa-kita-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 07:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[RENUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[CARA TUHAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[Bapak itu bersedia menerima Yesus, dan ia menghentikan mobilnya di  pinggir jalan dan mengajak tentara itu membimbing dia berdoa untuk  menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.  Air mata meleleh di pipi Bapak ini. Ia mengatakan, &#8220;kamu tahu nggak ?  Malam ini kamu sudah melakukan hal yang sangat besar bagi hidup saya,
saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=567&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bapak itu bersedia menerima Yesus, dan ia menghentikan mobilnya di  pinggir jalan dan mengajak tentara itu membimbing dia berdoa untuk  menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.  Air mata meleleh di pipi Bapak ini. Ia mengatakan, &#8220;kamu tahu nggak ?  Malam ini kamu sudah melakukan hal yang sangat besar bagi hidup saya,<br />
saya nggak akan pernah melupakan apa yang kamu sudah lakukan bagi  hidup saya.<br />
Setibanya di Chicago, ketika tentara ini mohon diri (turun dari  mobil), Bapak itu memberikan satu kartu nama sambil berkata,  &#8220;Ketahuilah. .. hari ini anda sudah melakukan hal yang sangat penting  dalam hidup saya. Kapan-kapan kalau main ke Chicago lagi hubungilah saya di alamat ini.&#8221; dan tak lama kemudian mereka berpisah.<br />
Waktu lima tahun sudah berlalu dan tentara ini  kemudian kembali  berkunjung ke kota Chicago , dan ia ingat akan kartu nama yang  diberikan oleh Bapak pemilik limousine ini kepadanya. Tentara ini  ingin tahu kabar mengenai Bapak  terrsebut, dan ia datang ke alamat yang  tertera di kartu nama tersebut, dan ia sampai ke sebuah gedung  pencakar langit kantor pusat sebuah perusahaan raksasa di Amerika  Serikat. Ia memberikan kartu tersebut kepada satpam, dan satpam itu  sangat terkejut dan bertanya, &#8220;Dari mana kamu dapatkan kartu ini ?&#8221;  Tentara itu menjawab, &#8220;Yang empunya kartu itu sendiri yang  memberikannya kepada saya.&#8221; sehingga satpam itu menjawab, &#8220;Kamu naik  ke lantai paling atas, sampai sana belok kiri dan kamu tanya pada  sekretaris yang ada di sana .&#8221;  Tentara itu naik ke lantai paling atas dan memberikan kartu nama itu  kepada sekretaris yang ada di sana yang juga sangat terkejut, &#8220;Dari  mana anda dapatkan kartu ini ?&#8221;<br />
Jawab tentara itu, &#8220;Wah&#8230; panjang  ceritanya&#8230; tapi beliau sendiri  yang memberikannya kepada saya.&#8221; &#8220;Bapak ini sekarang tidak ada disini&#8230;apakah anda ingin bertemu dengan istrinya?&#8221; &#8220;Boleh&#8221;,  jawab  tentara itu, dan ia dipertemukan dengan istri Bapak itu yang adalah  Presiden Direktur dari perusahaan raksasa tersebut. &#8220;Dari mana kamu  peroleh kartu ini?&#8221; tanya ibu (istri) tersebut.  Tentara itu menceriterakan ihwal pertemuannya dengan Bapak itu dan  bagaimana Bapak itu menerima Yesus sebagai penyelamatnya. Mendengar  itu semua meledaklah tangis Ibu tersebut. Ia menceriterakan bahwa tak  lama sesudah menurunkan tentara itu, limousine tersebut memperoleh  kecelakaan yang sangat fatal yang menewaskan Bapak tersebut.  Ibu itu mengatakan bahwa bertahun-tahun ia berdoa supaya suaminya  diselamatkan, dan ia mengira bahwa suaminya meninggal tanpa  diselamatkan, sehingga ia begitu marah kepada Tuhan dan meninggalkan<br />
gereja dan  pelayanannya.  Apa yang dilakukan oleh tentara itu adalah hal yang paling penting  yang pernah terjadi dalam hidup Bapak itu, tetapi hal yang tidak kalah  penting lagi ialah CARA Allah mengabulkan doa ibu itu.  Ibu itu sadar bahwa <em>Allah BEKERJA di dalam doa2 yang disampaikannya  TANPA memberitahu Ibu tersebut bahwa doanya TELAH DIKABULKAN TUHAN.</em><em><br />
</em><strong><br />
Dari kisah ini kita bisa belajar:</strong><br />
<em> HARUSKAH Tuhan itu memberitahu kita apabila Ia bekerja dalam rangka  mengabulkan doa-doa kita ? </em><strong><em> TIDAKKAH mata iman</em></strong> kita itu bisa melihat bahwa di balik doa  yang <em>SEPERTINYA tidak dikabulkan oleh Tuhan</em> itu <strong><em>TERNYATA Tuhan bekerja </em></strong><strong><em> untuk mengabulkan doa2 kita ? </em></strong><em> Sedemikian cepatnyakah kita <strong>MENUDUH </strong>bahwa Tuhan itu tidak setia, Tuhan  itu berbohong, Tuhan itu tidak menjawab doa-doa kita, dan Tuhan itu  tidak berkenan atas doa-doa kita?</em><strong><em><br />
HARUSKAH Allah itu mengabulkan doa kita dengan cara yang SESUAI dengan  cara yang kita sodorkan kepada Tuhan? </em></strong>Apakah kita sudah sedemikian  &#8220;dijangkiti&#8221; oleh &#8220;doa instan&#8221; yang &#8220;harus dikabulkan<br />
hari ini juga&#8221;,&#8221;harus dikabulkan tahun ini juga&#8221; dan lain sebagainya ?</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/567/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=567&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/23/cara-tuhan-menjawab-doa-kita-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA TUHAN MENJAWAB DOA KITA (1)</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/16/cara-tuhan-menjawab-doa-kita/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/16/cara-tuhan-menjawab-doa-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 07:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[RENUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[CARA TUHAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang tentara Amerika yang melayani Tuhan berdiri di pinggir  jalan untuk mencari tumpangan ke kota Chicago dari Illinois .  Sebenarnya perbuatan &#8220;hitchhiking&#8221; ini melanggar hukum dan sangat  berbahaya, tetapi tidak ada alternatif lain bagi tentara ini kecuali  melakukan hal itu.  Tiba-tiba sebuah limousine warna hitam menghampiri tentara itu dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=564&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada seorang tentara Amerika yang melayani Tuhan berdiri di pinggir  jalan untuk mencari tumpangan ke kota Chicago dari Illinois .  Sebenarnya perbuatan &#8220;hitchhiking&#8221; ini melanggar hukum dan sangat  berbahaya, tetapi tidak ada alternatif lain bagi tentara ini kecuali  melakukan hal itu.  Tiba-tiba sebuah limousine warna hitam menghampiri tentara itu dan  memberikan tumpangan.  Tentara dan pemilik limousine tersebut saling berkenalan (siapa  namanya, asalnya dari mana, kerja di mana, dsb).  Tiba-tiba Roh Kudus membisikkan dalam hati tentara ini untuk  membagikan berita mengenai keselamatan didalam Kristus kepada pemilik  limousine ini.  Tentara itu menolak bisikan Roh  tersebut, karena pikirnya, masakan  saya habis melanggar hukum tiba2 memberitakan Kristus, dan terlebih  lagi karena tentara ini TAKUT dipukuli pemilik limousine ini dan  diturunkan di tengah jalan.  Tapi bisikan Roh Kudus tersebut sedemikian kuat sehingga tentara ini  tidak tahan lagi dan berkata kepada pemilik limousine ini ;  &#8220;Pak&#8230; boleh nggak saya menanyakan masalah pribadi ?&#8221;  &#8220;Oh, boleh saja,&#8221; jawab Bapak ini, &#8220;Pertanyaan apan?&#8221;  &#8220;Kalau misalnya Bapak meninggal dunia besok pagi, Bapak kira-kira akan  masuk surga atau masuk neraka ??&#8221;  &#8220;Kamu tahu nggak?&#8221; jawab Bapak ini, &#8220;Sesaat sebelum saya<br />
memberimu  tumpangan, saya juga tiba-tiba memikirkan hal itu, dan saya pikir  kalau saya mati besok, saya akan masuk neraka.&#8221;   &#8220;Bapak mau nggak saya beritahu caranya masuk surga?&#8221; tanya tentara  ini.  &#8220;Oh, tentu saja mau,&#8221; jawab Bapak itu.  Tentara itu lalu mulai membagikan berita keselamatan  mengenai Yesus  Kristus dan menantang Bapak ini untuk menerima Yesus Kristus sebagai  Tuhan dan Juruselamat pribadinya (EE).</p>
<p>http ://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/564/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=564&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/16/cara-tuhan-menjawab-doa-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BAHAGIA ITU ADA DI HATI ANDA SENDIRI &#8230;.!!!</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/09/bahagia-itu-ada-di-hati-anda-sendiri/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/09/bahagia-itu-ada-di-hati-anda-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 11:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAGIA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=561</guid>
		<description><![CDATA[
John C Maxwell suatu  ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama  istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa  sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi  pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar  suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=561&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>
<p><strong></strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">John C Maxwell suatu  ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama  istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa  sesi secara terpisah.</span></span> <span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ketika Maxwell sedang menjadi  pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar  suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di <span id="lw_1253444557_3" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 0;cursor:pointer;">salah satu</span> sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan.<br />
Ceritanya,  suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi  seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan  dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan. Yang  namanya seminar selalu ada interaksi dua arah dari peserta seminar juga   kan ? (Kalau  satu arah mah namanya khotbah.)<br />
Di sesi <span id="lw_1253444557_4" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">tanya jawab</span> itu, setelah beberapa  pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan  kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini, &#8220;Miss  Margaret, apakah suami  Anda membuat Anda bahagia?&#8221;<br />
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu  pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Margaret.  Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab,  &#8220;Tidak.&#8221;<br />
Seluruh ruangan langsung terkejut. &#8220;Tidak,&#8221; katanya sekali lagi,  &#8220;John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.&#8221; Seisi ruangan langsung menoleh ke  arah Maxwell. (Kebayang ga malunya Maxwell saat itu.) Dan Maxwell juga  menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar. Malu  ui!<br />
Kemudian, lanjut Margaret, &#8220;John Maxwell adalah seorang suami yang  sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia,  selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi,  tetap</span></span> <span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dia tidak bisa membuatku  bahagia.&#8221;<br />
Tiba-tiba ada suara bertanya, &#8220;Mengapa?&#8221;<br />
&#8220;Karena,&#8221;  jawabnya, &#8220;tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas  kebahagiaanku selain diriku sendiri.&#8221;<br />
Dengan kata lain, maksud dari  Margaret adalah, tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu  pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu  bahagia. <span id="lw_1253444557_5" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 0;cursor:pointer;">Karena yang</span> bisa membuat dirimu bahagia adalah dirimu  sendiri.<br />
Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu sering  merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu <span id="lw_1253444557_6" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">percaya diri</span>,  kamu tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan  apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.<br />
Bahagia atau tidaknya  hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, seberapa cantik istrimu,  seberapa ganteng suamimu atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan: apakah  kamu memilih untuk bahagia atau  tidak.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://andreas29.wordpress.com<br />
</span></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/561/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/561/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/561/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=561&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/09/bahagia-itu-ada-di-hati-anda-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AIR MENDIDIH</title>
		<link>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/02/air-mendidih/</link>
		<comments>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/02/air-mendidih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 14:47:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreas29</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[AIR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andreas29.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah
air [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=557&subd=andreas29&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-559" title="Cauldron_boils" src="http://andreas29.files.wordpress.com/2009/09/cauldron_boils.gif?w=69&#038;h=86" alt="Cauldron_boils" width="69" height="86" /></p>
<p>Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.</p>
<p>Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah<br />
air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.  Lalu ia bertanya kepada anaknya, &#8220;Apa yang kau lihat, nak?&#8221; &#8220;Wortel, telur, dan kopi&#8221; jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, &#8220;Apa arti semua ini, Ayah?&#8221; Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi<br />
masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.</p>
<p>Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.<br />
Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.  Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. &#8220;Kamu termasuk yang mana?,&#8221; tanya ayahnya. &#8220;Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau<br />
menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?&#8221;</p>
<p>Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan<br />
kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.  Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa<br />
dan hati yang kaku ? Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik. Tuhan Memberkati..</p>
<p>http://andreas29.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andreas29.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andreas29.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andreas29.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andreas29.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andreas29.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andreas29.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andreas29.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andreas29.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andreas29.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andreas29.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andreas29.wordpress.com&blog=3548251&post=557&subd=andreas29&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andreas29.wordpress.com/2009/09/02/air-mendidih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbebe82635818a2342a21dc4c008b1ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andreas29</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andreas29.files.wordpress.com/2009/09/cauldron_boils.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Cauldron_boils</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>