SELAGI MASIH HIDUP June 29, 2008
Posted by andreas29 in RENUNGAN.Tags: SELAGI MASIH HIDUP
add a comment
“ Dan Setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu “ (Firman Tuhan)
Penentu akhir kehidupan manusia di seluruh bumi ini adalah pada masa penghakiman di hadapan Tuhan, disitulah ditentukan siapa yang layak menerima mahkota kehidupan kekal dan siapa yang akan dicampakkan ke dalam kebinasaan kekal di neraka. “ Dan aku melihat orang – orang mati, besar dan kecil, berdiri didepan tahta itu. Lalu di buka semua kitab. Dan di buka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang – orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab itu. “ (Firman Tuhan) Apa saja yang kita kerjakan dan buah apa yang kita hasilkan selama hidup didunia ini akan kita pertanggungjawabkan dihadapanNya.
Ada pepatah mengatakan : harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, sedang manusia mati meninggalkan nama. Pernahkah kita renungkan, ingin dikenang sebagai apa kita nanti bila kita dipanggil Tuhan ? Apakah sebagai pribadi yang selama hidupnya menjadi berkat bagi banyak orang, dikenang karena kebaikan kita, dikenang karena keteguhan dan kesetiaan kita melayani Tuhan, atau malah sebaliknya, kita meniggalkan dunia ini dengan kesan yang tidak baik, menjadi bahan cemoohan orang atau pergunjingan karena selama hidup di dunia kita dikenal sebagai orang yang berlaku jahat ? Sungguh akhir perjalanan hidup yang sia – sia jika itu yang terjadi.
Didepan tahta pengadilanNya, Tuhan menilai manusia bukan karena dia kaya atau miskin, terkenal / populer, jabatan tinggi, atau menjadi orang yang paling disegani atau dihormati di antara sesama manusia. Yang dicatat Tuhan dalam bukuNya adalah semua perbuatan manusia selama ia hidup dan semua ketaatannya menjalankan Firman Tuhan. “… Karena apa yang ditabur orang, itu juga akan dituainya. Sebab barang siapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barang siapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. “ (Firman Tuhan) Jadi selagi masih hidup, mari kita hidup taat dan tidak lagi sembarangan !
Semua yang kita perbuat akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan !
(Air Hidup)
http://andreas29.wordpress.com
BERPIKIR POSITIF June 28, 2008
Posted by andreas29 in RENUNGAN.Tags: BERPIKIR POSITIF
add a comment
” Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku “ (Firman Tuhan)
Selama masih hidup didunia ini, tidak ada seorang pun yang tidak menghadapi masalah. Yang membedakan masing – masing orang adalah bagaimana sikap hati kita dalam menghadapi setiap permasalahan itu : ada yang selalu cemas dan dihantui oleh perasaan takut / kuatir ketika masalah datang, di sisi lain ada orang yang tegar dan mampu melewati hari – harinya dengan penuh sukacita. Yang seorang selalu berpikir negatif, sedangkan yang lain mampu memandang setiap persoalan dengan berpikir positif. Di dalam Firman Tuhan dinyatakan, “ …seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia “ maka apa yang kita pikirkan akan membentuk siapa kita. Oleh karena itu batasan secara spesifik apa yang seharusnya ada dalam pikiran kita yaitu : “ …semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semua itu. “ (Firman Tuhan)
Tetapi, bagaimana agar kita mampu menjaga pikiran kita terus tertuju kepada hal – hal yang dikehendaki Tuhan yaitu yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap di dengar dan sebagainya, tidak ada jalan lain selain kita harus membuat komitmen untuk berubah ; kita harus dapat menyaring semua hal yang masuk dan menyingkirkan hal – hal negatif di dalam pikiran kita. Apa saja yang kita baca, tonton, dan dengar, baik itu melalui buku – buku / majalah, televisi, film, radio, internet, dan yang lainnya, sangat mempengaruhi cara kita berpikir. Bukan berarti kita tidak boleh membaca surat kabar atau nonton televisi, tetapi kita harus mampu memilahnya, mana yang baik bagi kita !
Selain dari pada itu, kita harus belajar untuk senantiasa merenungkan kebenaran Firman. Bila pikiran kita dipenuhi dengan ayat – ayat Firman Tuhan, kemungkinan besar sikap kita akan terbentuk menuju kepada perbaikan demi perbaikan. Hal penting lain yang tidak boleh disepelekan adalah kita harus membangun hubungan dengan orang – orang yang positif dan membagun. “ Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa yang berteman dengan orang bebal menjadi malang. “ (Firman Tuhan)
“ Dalam segala keadaan, milikilah sikap hati yang selalu Positif “
(Air Hidup)
http://andreas29.wordpress.com
JIWA YANG TERTEKAN June 24, 2008
Posted by andreas29 in RENUNGAN.Tags: JIWA YANG TEKAN
add a comment
“ Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku ? Berharaplah kepada Allah ! Sebab aku bersyukur lagi kepadaNya, penolongku dan Allahku ! “ (Firman Tuhan)
Karena tekanan hidup yang berat dan masalah bertubi – tubi, seringkali emosi kita terpengaruh, hati kita gelisah dan jiwa merasa tertekan. Semua manusia pasti mengalaminya, contohnya adalah Daud. Kehidupannya penuh liku – liku, mengalami banyak tekanan dan ancaman ; ia selalu dikejar – kejar oleh Saul yang hendak membunuhnya. Daud sadar bahwa satu – satunya tempat yang tepat untuk berkeluh kesah dan memohon perlindungan hanya kepada Tuhan, “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku ? Berharaplah kepada Allah ! Sebab aku akan bersyukur lagi kepadaNya, penolongku dan Allahku ! Jiwaku tertekan dalam diriku, sebab itu aku teringat kepadaMu dari tanah sungai Yordan dan pegunungan Hermon, dari gunung Mizar. Seperti tikaman maut ke dalam tulangku lawanku mencela aku, sambil berkata kepadaku sepanjang hari: Dimana Allahmu ?” (Firman Tuhan)
Memang tidak mudah menguasai emosi. Acapkali emosi itu muncul untuk alasan yang salah dan disalurkan dengan cara yang salah pula, sehingga berdampak buruk pada diri sendiri dan juga orang lain. Bagaimana caranya agar kita mampu mengatasi emosi dengan baik dan bijak ? Tidak ada jalan lain selain melatih diri untuk mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan dan menyerahkan semua beban kepadaNya.
Dalam menghadapi permasalahan kita harus bersikap tenang, seperti yang dikatakan Daud kepada jiwanya, “ Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu. “ (Firman Tuhan) Perlahan – lahan belajarlah mengenali penyebab dari masalah Saudara; jangan langsung bertindak gegabah agar tidak timbul amarah yang meledak – ledak dan penderitaan batin yang sangat dalam (depresi). Adalah sangat bijak bagi kita untuk menyikapi setiap masalah dengan cara pandang yang positif !
“ Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. (Firman Tuhan)
(Air Hidup)
http://andreas29.wordpress.com
ASAM URAT (2) June 21, 2008
Posted by andreas29 in KESEHATAN.Tags: ASAM URAT
1 comment so far
HINDARI KOSUMSI 12B
Untuk menghindari hiperurisemia yang perlu dilakukan tentu menurunkan kadar asam urat menjadi 4 – 6 mg/dl. Kalau kadar asam urat masih tinggi, cek tiap dua minggu sampai 1 bulan. Setelah kadar asam urat dalam darah normal, cek tiap 3 bulan. “ Jangan lupakan olahraga. Sebab olahraga teratur bisa meningkatkan pengeluaran asam urat dari tubuh.”
Seiring perubahan pola makan anak sekarang, tidak aneh terjadi kecenderungan peningkatan penderita penyakit rematikasam urat. Makanan memang bisa memicu naiknya kadar asam urat dalam darah. Untuk amannya dianjurkan membatasi makanan dan minuman yang disebut 12B. Ini meliputi : Bebek, Babat (Jerohan), Burung Dara, Bukur (Kerang), Bayam, Buncis, Blumkol, Blinjo(Empeng), Biji – Bijian, Bir (Alkohol), Blek – Blekan (Makanan Kaleng), dan Bouillon (Kaldu). Usahakan pula minum 2 – 3 liter/hari, agar kristal urat tidak mengendap di ginjal.
(wek-jawa pos)
http://andreas29.wordpress.com
ASAM URAT (1) June 19, 2008
Posted by andreas29 in KESEHATAN.Tags: ASAM URAT
add a comment
Asam urat sering dikaitkan dengan makanan enak. Karena itu, penyakit yang berhubungan dengan asam urat biasanya disebut penyakit priyayi. Kini tak lagi mengenal tingkatan strata lagi. Kaya – miskin, tua – muda, semua bisa kena.
Asam urat merupakan produk akhir penghancur purin (salah satu unsur protein) yang terdapat pada inti sel tubuh. “ Asam urat berasal dari dua sumber, asupan makanan dan hasil metabolisme dalam tubuh. Dalam batas normal, asam urat akan diproses dalam ginjal. “
Ginjal mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. “ Namun jika kadar asam urat berlebihan dan kurang minum, ginjal tidak sanggup menanganinya. Kelebihan asam urat akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Ginjal juga akan mengalami gangguan. “
Dalam tubuh, asam urat berbentuk kristal asam oksalat. Jika kristal ini mengendap pada persendian dan sekitarnya, akan terjadi peradangan sendi, yang kerap disebut rematik asam urat. “ Kadar normal asam urat dalam darah pria 3 mg/dl, pada wanita yang belum menapause 3 – 5,7 gr/dl, dan pada wanita yang menopause sama dengan pria.
Kadar asam urat yang tinggi dalam darah (diatas 7 mg/dl) bisa disebut hiperurisemia. Kondisi ini memudahkan pengendapan asam urat dipersendian dan sekitarnya. “ Hiperurisemia terdapat pada 1 di antara 5 orang yang berusia diatas 30 tahun. Kondisi ini lebih banyak diderita laki – laki daripada perempuan, dengan perbandingan 9 : 1. Tapi tidak semua penderita hiperurisemia pasti menderita rematik asam urat. “ Kira – kira hanya 10 % yang menderita Artritis Pirai / rematik asam urat.
Hiperurisemia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor keturunan (kebanyakan orang Menado dan sekitarnya rawan hiperurisemia karena faktor makanan yang mereka kosumsi). Faktor lain meliputi gagal ginjal, orang yang telah menjalani pengobatan antikanker (kemoterapi), kegemukan, dan tekanan darah tinggi.
Gejala penyakit rematik asam urat dalam tahap ringan adalah pegal – pegal (tapi tidak bengkak) dipersendian, daerah leher, dan dada, serta kaku ditangan atau kaki. Jika sudah parah akan terjadi bengkak, kemerahan, nyeri luar biasa pada persendian (jempol kaki, punggung kaki, atau pergelangan kaki), bahkan sampai tidak bisa jalan.
Bila rematik asam urat menjadi kronis (rematik asam urat akut yang kumat – kumatan karena pengobatan tidak baik), bisa timbul benjolan – benjolan di anggota tubuh, sendi dapat hancur, dan tidak bisa berjalan. Jika itu terjadi, satu – satunya jalan adalah operasi.
Pemicu Rematik Asam Urat :
- Makanan berlebihan (sehabis pesta pora)
- Stres badaniah (kecapaian) dan rohaniah
- Minum Alkohol berlebihan
- Penyakit berat atau operasi besar
Kelebihan asam urat dalam darah juga bisa mengendap di ginjal, menimbulkan batu dan gagal ginjal. Penederita hiperurisemia juga lebih rentan terkena penyakit jantung koroner dan stroke.
(wek-jawa pos)
http://andreas29.wordpress.com
PERHATIKAN HIDUPMU June 16, 2008
Posted by andreas29 in RENUNGAN.Tags: PERHATIAKN HIDUPMU
add a comment
“ Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari – hari ini adalah jahat “ (Firman Tuhan)
Kita masih ingat bagaimana kita mengawali hari – hari tahun 2008, bencana terjadi dimana – mana : banjir yang sudah menjadi langganan bagi penduduk ibukota Jakarta, kemudian banjir bandang dan tanah longsor melanda beberapa daerah di Jawa Tengah, bahkan hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur tidak luput dari bencana yang sama. Tidak hanya menelan korban jiwa, harta benda dan sawah ladang mereka juga ludes tak berbekas, hanya rona kepedihan yang terpancar di wajah – wajah para korban bencana alam tersebut ; belum lagi musibah – musibah yang lain (kecelakaan kapal laut, pesawat udara jatuh) seolah – olah datang silih berganti.
Bila melihat keadaan ini, adalah manusiawi bila kita pesimis dan takut menghadapi hari – hari yang akan datang. Namun sebagai orang percaya kita tidak perlu terkejut karena dunia ini memang sedang berada di penghujung zaman. Oleh karena itu kita harus memperhatikan bagaimana kita hidup, “ …janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari – hari ini adalah jahat “ (Firman Tuhan). FirmanNya tidak mengatakan bahwa kita harus memperhatikan bagaimana cara kita mati, tetapi bagaimana cara kita hidup.
Tuhan menghendaki kita untuk lebih arif lagi dalam menjalani hidup di dunia ini karena hidup sangat singkat dan hanya sementara, ibarat berada didalam kemah yang suatu saat akan dibongkar ketahuilah bahwa rumah kita yang sesungguhnya ada di surga dan di dunia ini kita hanyalah seorang pengembara. Bukan itu saja ; hidup ini adalah sebuah tanggung jawab, dimana pada saatnya nanti setiap orang akan menghadap tahta pengadilan Tuhan dan harus mempertanggungjawabkan semua yang sudah diperbuat selama hidup di bumi ini. Jadi, jangan lagi kita hidup sembrono!…
(Air Hidup)
http://andreas29.wordpress.com
JANGAN MENGHAKIMI June 12, 2008
Posted by andreas29 in RENUNGAN.Tags: MENGHAKIMI
add a comment
“Mengapa engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui ? “ (Firman Tuhan)
Di dunia kerja kita mengenal istilah auditor atau editor. Tugas mereka adalah mengoreksi atau mengedit laporan / tulisan orang lain, di mana mereka akan dengan mudah menemukan banyak kesalahan ; tapi di sisi lain auditor / editor tersebut akan mengalami kesulitan untuk menemukan kesalahan dari hasil karyanya sendiri. Memang paling gambang mencari kesalahan atau kekurangan orang lain seperti yang dikatakan Firman Tuhan “ Bagaimana engkau dapat berkata kepada saudaramu : Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu “
Sudah menjadi sifat manusia bila ia lebih mudah menemukan atau melihat kesalahan yang diperbuat orang lain walaupun kecil sekalipun, daripada harus berjiwa besar untuk mengakui kesalahan yang diperbuat oleh diri sendiri, bahkan kesalahan besar yang ada didepan mata, yang justru tidak kelihatan dan terabaikan. Kita dengan sangat mahir mampu menyebutkan sifat – sifat buruk atau kelemahan – kelemahan pada diri orang lain, namun kita sendiri merasa bahwa kita tidak memiliki kekurangan atau hal – hal yang buruk dalam diri kita. Seolah kita terlihat begitu sempurna menurut penilaian kita sendiri.
Melalui renungan ini, kita kembali diingatkan untuk tidak gampang menghakimi atau melontarkan kata – kata kritik terhadap orang lain, ibarat seorang hakim yang menjatuhkan vonis kepada seseorang terdakwa. “ Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu “ (Firman Tuhan). Kita boleh mengeluarkan selumbar dari mata orang lain bila kita sudah terlebih dahulu mampu mengeluarkan balok di mata kita ! Orang yang suka menghakimi orang lain tidak ada bedanya dengan orang yang munafik dan sifat tersebut merupakan kebencian bagi Tuhan. Oleh karena itu marilah kita senantiasa mengoreksi diri sendiri di dalam segala hal !
“ Baiklah tiap – tiap orang menguji pekerjaannya sendiri ; maka ia boleh bermegah melihat keadaan sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain “ (Firman Tuhan)
(Air Hidup)
http://andreas29.wordpress.com




















