KATAK May 13, 2008
Posted by andreas29 in ARTIKEL.Tags: KATAK
trackback
Pada kesempatan ini saya bermaksud bercerita tentang mahluk yang dinamakan dengan KATAK. Seperti kita ketahui bersama bahwa katak adalah salah satu mahluk ciptaan Nya, yang dimaksudkan kedalam golongan hewan.
Katak mempunyai suatu kelebihan, dimana dapat hidup dua alam yaitu didaratan dan di air. Sehingga katak ini mempunyai organ tubuh yang telah disesuaikan untuk dapat hidup di dua alam.
Salah satu keunggulan dari katak ini adalah caranya untuk bergerak dalam air, dikarenakan begitu canggihnya sistim berenang dari katak ini, sehingga oleh manusia gaya tersebut ditiru atau diadopsi dengan istilah “ GAYA KATAK “
Semakin teratur dari gerakan tangan dan kaki dan semakin kuat kibasan dan hentakan dari kedua belah tangan dan kaki, maka akan semakin cepat perenang tersebut meluncur didalam air.
Gerakan berenag gaya katak pada dasarnya mempunyai gaya sebagai berikut :
- Telapak tangan kanan dan kiri ditempelkan menjadi satu.
- Posisikan kedua telapak tangan diatas kepala.
- Dikibaskan tangan kanan dan kiri secara bersamaan disamping badan.
- Kaki kanan dan kiri diluruskan.
- Tarik kedua belah kaki ini ke arah badan.
- Hentakan kedua belah kaki ini secara bersamaan.
- Badan perenang akan meluncur di dalam air.
- Posisi tangan dikembalikan ke posisi awal di dekat kepala.
Akan tetapi apabila cara berenang “ GAYA KATAK “ ini diterapkan dalam kegiatan ditempat bekerja, maka makna yang terkandung dalam setiap tindakan akan sangat berlainan pengertiannya.
Pengertian ‘ GAYA KATAK “ dalam kegiatan bekerja adalah sebagai berikut :
- Dengan memposisikan kedua belah tangan diatas kepala berarti pelaku sedang melakukan penyembahan ke atasan.
- Mengibaskan kedua belah tangan, berarti sedang melakukan “ Sikut kiri dan Sikut kanan atau menyikut sesame rekan kerja ‘
- Menyentakkan kedua belah kaki ke bawah berarti sedang melakukan “ Menginjak Bawahan “
Maka meluncurlah pelaku dengan cepat menuju ke posisi yang ditargetkan. Alangkah merananya perusahaan itu, apabila suasana kerja ditempat tersebut telah melaksanakan “ GAYA KATAK “.
Sudah dapat diperkirakan, pada perusahaan tersebut sebagaian besar dari pimpinan kelompok yang terkecil sampai dengan seterusnya akan mempunyai kebiasaan berkata – kata manis terhadap atasan atau mencari muka ke atasan, tidak ada saling mempercayai diantara sesame rekan kerja, bahkan cenderung untuk mencari kelemahan atau kesalahan dari rekan kerja, dan menginjak bawahan.
Mudah – mudahan pada tempat perusahaan, tempat kita semua beraktifitas tidak akan terjadi hal seperti yang di atas. Dan merupakan kewajiban / tanggung jawab dari kita semua untuk menjaga agar hal tersebut tidak terjadi.
(BN)
http://andreas29.wordpress.com
















Comments»
No comments yet — be the first.